LAPAN Ungkap Proses Pengamatan Hilal Sudah Pakai Teknologi Modern

pengamatan hilal pakai teknologi modern
Ilustrasi
Jakarta, NewsTekno - Setiap tahun kaum Muslimin di dunia dan di Indonesia pada khususnya akan selalu melakukan pemantauan (rukyat) hilal atau anak bulan baru sebagai penanda masuknya bulan suci Ramadhan dan bulan Syawal.

Guna memantau hilal, para perukyat sudah menggunakan peralatan modern. Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, perukyat sudah banyak menggunakan aplikasi astronomi untuk mengetahui proses hilal.

“Sekarang ada banyak yang gratis maupun berbayar, yang gratis misalnya Stellarium,” kata Thomas sebagaimana dikutip dari Sindonews.

Para perukyat, kata Thomas, juga membawa teleskop yang umumkan sudah dilengkapi otomatisasi komputer. Alhasil, bisa langsung mengarah ke posisi Bulan.

Selain itu, perukyat menggunakan kamera digital agar citranya bisa diolah dengan perangkat lunak astronomi supaya kontrasnya bisa ditingkatkan.

Namun, yang menjadi masalah utama rukyat adalah kontras antara hilal yang sangat tipis dan cahaya senja (syafak) yang masih terang. Sementara masih ada peralatan lama yang biasanya digunakan seperti gawang lokasi untuk mengarahkan pengamatan, binokuler, dan teleskop manual. [BloTeknisi]

Sumber : LAPAN 

Posting Komentar untuk "LAPAN Ungkap Proses Pengamatan Hilal Sudah Pakai Teknologi Modern"