Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kematian Kedua di Eropa, Covid-19 Picu Penyakit Langka pada Anak?

Kematian Kedua di Eropa, Covid-19 Picu Penyakit Langka pada Anak
Ilustrasi Virus Corona (Ist)
NewsTekno - Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun di Prancis meninggal karena penyakit langka yang diduga terkait dengan infeksi virus corona Covid-19. Itu adalah kasus kematian pertama di Prancis yang mirip dengan yang sedang diteliti di New York dan London.  

"Anak ini meninggal setelah mengalami gangguan saraf yang terkait dengan gagal jantung," kata Kepala Unit Perawatan Intensif Pediatrik di Rumah Sakit La Timone di Marseille, Fabrice Michel, kepada AFP, Jumat 15 Mei 2020.

Anak itu, yang telah terkonfirmasi positif virus corona, dirawat di rumah sakit tersebut selama tujuh hari sebelum meninggal pada Sabtu sepekan lalu. Kasusnya menambah apa yang sudah dilaporkan di beberapa negara sepanjang tiga minggu belakangan tentang peradangan pada anak dengan gejala penyakit langka Kawasaki.

Para ilmuwan meyakini itu terkait dengan Covid-19. Sebabnya si anak tak memiliki penyakit selain terkonfirmasi positif infeksi virus penyebab penyakit tersebut

Sebuah rumah sakit anak di London, misalnya, melaporkan kematian seorang anak berusia 14 tahun karena gejala penyakit itu pada Rabu lalu. Di New York, Gubernur Andrew Cuomo mengatakan pada Selasa kalau tiga anak telah meninggal dan 100 yang sedang diselidiki untuk kekhawatiran gejala yang sama.

Penyakit ini dilaporkan pertama di Inggris  dan disebut oleh otoritas kesehatan di Amerika Serikat sebagai sindrom peradangan multisistem pada anak (MIS-C). "Rumah sakit yang merawat pasien berusia kurang dari 21 tahun dan mendapati kriteria MIS-C harus melapor," bunyi pernyataan dari CDC Amerika Serikat.

Kriteria yang dimaksud termasuk demam, peradangan pada banyak organ sehingga perlu dirawat di rumah sakit, infeksi virus corona, dan tidak ada penyakit yang lain. Dokter yang merawat anak-anak dengan penyakit itu melaporkan gejala seperti bintik-bintik merah di kulit, sakit di perut,conjunctivitis, dan lidah merah atau tertelan. [bt]

FRANCE24 | XINHUA

Posting Komentar untuk " Kematian Kedua di Eropa, Covid-19 Picu Penyakit Langka pada Anak? "

Berlangganan via Email